Wakapolres Tegal Kota Usulkan Intensifkan Test Swab warga

Wakapolres Tegal Kota Usulkan Intensifkan Test Swab warga
Wakapolres Tegal Kota, Kompol Joko Wicaksono, S.STPi sedang menyematkan tanda pada calon Satpam

Tegal - Saat tulisan ini diangkat, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 warga Kota Tegal sudah mencapai 625 orang. Mereka terdiri dari 31 orang yang masih dalam perawatan, 207 orang sedang menjalani Isolasi Mandiri dan 364 orang dinyatakan sembuh serta 35 orang meninggal dunia. Peningkatan angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada warga Kota Tegal membuat keprihatinan banyak pihak termasuk salah satunya Wakapolres Tegal Kota, Kompol H. Ahmadi, S.Ag.

Menurutnya, melihat perkembangan kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19 memunculkan keprihatinan tersendiri terutama peningkatan intensitas terjadinya kematian akibat infeksi Covid-19. Seperti data yang terpampang pada laman resmi milik pemerintah Kota Tegal, corona.tegalkota.go.id terlihat dalam kurun satu minggu terjadi penambahan jumlah korban meninggal dunia akibat infeksi virus Corona sebanyak 7 orang yakni pada hari jumat, 6 November sebanyak 28 orang hingga kamis, 12 November 2020 menjadi 35 orang yang meninggal.

" Saya selaku Wakapolres Tegal Kota meminta pada seluruh warga Kota Tegal maupun warga yang masuk ke Kota Tegal untuk memperketat diri dalam menerapkan protokol kesehatan, " Ujar Wakapolres Tegal Kota Kompol H. Ahmadi, S.Ag pada indonesiasatu.co.id, usai mengikuti Rapat Paripurna Penyampaian Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi ttg RAPBD TA 2021 di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Kamis (13/11).

Kompol Ahmadi sendiri hadir dalam rapat Paripurna tersebut mewakili Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari Wibowo yang berhalangan hadir.

Selanjutnya Kompol Ahmadi juga menyampaikan pesan bagi masyarakat Kota Tegal untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti jaga jarak, memakai masker, hindari kerumunan serta selalu mencuci tangan pakai Sabun.

" Tunda dulu keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat penting. Hindari keluar rumah, " Katanya.

Dirinya juga menyampaikan gagasannya yang diharapkan dapat ditindak-lanjuti pemkot Tegal yang menyebutkan perlunya dilakukan test swab terhadap warga Kota Tegal secara bergelombang. Secara teknis menurutnya bisa dilakukan test swab terhadap 200 orang setiap harinya. Sebab menurutnya, munculnya angka-angka peningkatan korban Covid-19 karena adanya test kesehatan sehingga dapat diketahui positif tidaknya seseorang terkonfirmasi.

" Kami siap melakukan itu bersama dinas terkait. Tinggal agendakan atau jadualkan saja titik-titik mana yang perlu dilakukan test kesehatan, " Pungkas Kompol Ahmadi. (Anis Yahya)