Pemkot Tegal Perlu Bentuk Tim Perawat Boulevard Jalan Pancasila Kota Tegal

Pemkot Tegal Perlu Bentuk Tim Perawat Boulevard Jalan Pancasila Kota Tegal
H Supriyanto dari CV Maestya Bersama dan Mandornya Bong Budhi

Tegal - Memasuki musim penghujan yang sebentar lagi datang, paket kegiatan pembangunan infrastruktur pemerintah tahun anggaran 2020 sudah mendekati kata terselesaikan. Salah satunya paket kegiatan pembangunan Boulevard jalan Pancasila Kota Tegal yang terletak berhadapan langsung dengan Stasiun Kereta Api.

Sebuah paket kegiatan pembangunan yang dilelangkan berbasis online LPSE dan dimenangkan CV. Maestya Bersama boleh jadi akan selesai tepat pada waktunya. Hanya saja langkah selanjutnya, pemerintah Kota Tegal perlu memikirkan membentuk Tim Keamanan yang khusus untuk menjaga agar taman tersebut tidak dirusak oleh tangan-tangan usil yang tidak peduli keindahan kota.

" Ya itu penting mas, pemkot perlu membentuk tim untuk menjaga taman ini. Kita tidak tau kedepan bagaimana taman ini akan terpelihara. Sebab itu terkait kesadaran masyarakat terutama anak-anak remaja yang suka iseng, " Ujar Bong Budhi, Mandor pekerjaan Boulevard Taman Pancasila, saat ditemui jateng.indonesiasatu.id, Sabtu (17/10).

Hal itu juga ditegaskan pihak CV. Maestya Bersama, H. Supriyanto, SPdI yang menyebutkan pentingnya pembentukan sebuah tim untuk memelihara dan merawat boulevard. Tim tersebut perlu dibentuk oleh dinas yang menangani pembangunan Boulevard jalan Pancasila Kota Tegal dalam hal ini satuan kerjanya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.

" Jadi tidak perlu menggunakan Satpol PP sebab tugas tim yang dibentuk untuk menjaga dan memelihara Boulevard diantaranya merawat seperti membersihkan taman, menyirami dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga bersama, " Ungkap H. Supriyanto.

Seperti diketahui, lelang paket pekerjaan pembangunan boulevard jalan Pancasila Kota Tegal, digelar oleh satuan kerja Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Tegal yang dimenangkan CV. Maestya Bersama dengan direktur Hj. Erna Yuliawati.

Mengingat biaya pembangunan boulevard yang cukup tinggi dimana lelang dengan menggunakan sistem tender, pasca kualifikasi satu file yang menerapkan harga terendah dan menggunakan sistem gugur mempunyai nilai pagu Rp 1.500.000.000,- dan nilai HPS senilai Rp 1.498.673.119,98,-., maka perlu dipikirkan pemeliharaan selanjutnya.

Paket tersebut dimenangkan CV. Maestya Bersama dengan nilai penawaran dan juga nilai terkoreksi yang sama senilai Rp 1.199.000.000,-. Artinya paket lelang Pembangunan Boulevard Jalan Pancasila dimenangkan perusahaan tersebut dengan nilai terkoreksi 20% dari nilai pagu, mengalahkan nilai penawaran terendah perusahaan komanditer lainnya senilai Rp 1.198.500.000,- ( Anis Yahya)