Pasien Melonjak, Tim Gabungan Pemkot Tegal Monitoring Prokes

Pasien Melonjak, Tim Gabungan Pemkot Tegal Monitoring Prokes
Tenda RSUD Kardinah Kota Tegal mulai banyak terisi pasien. Gambar suasana tenda diambil semalam, Minggu (15/11).

Tegal - Pemerintah kota Tegal melalui tim gabungan melakukan monitoring Protokol Kesehatan di beberapa tempat yang berpotensi terjadinya konsentrasi orang selama 6 hari kedepan. Kegiatan monitoring itu ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan terutama ditempat-tempat pusat keramaian Kota Tegal seperti pasar, fasilitas pelayanan kesehatan, panti asuhan, restaurant, cafe, karaoke, pondok pesantren serta institusi pendidikan.

" Tujuan utama kegiatan monitoring sekaligus sebagai langkah sosialisasi dan edukasi penerapan protokol kesehatan 4 M memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, " Ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari, Sp.KK, MM, MH yang dihubungi melalui saluran telekomuniasi WA, Minggu malam (15/11).

Disebutkan pula oleh Primawati, sosialisasi dan edukasi itu juga merupakan kegiatan monitoring terhadap 3 T yang tidak kalah pentingnya seperti Testing, Tracing dan Treatment.

" Selain sosialisasi dan edukasi 4 M, juga 3 T, testing, tracing, treatment, " Tambah Primawati yang menyebutkan bahwa kegiatan monitoring pendisiplinan penerapan protokol kesehatan ditempat beresiko dan populasi beresiko itu dimulai sejak hari Jumat, 13 November hingga Rabu 18 November 2020.

" Kegiatan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan dilakukan bersama Tim gabungan Dinkes, Polres, Kodim, Lanal, Satpol PP, BPBD serta GOW, " Sebut Prima.

Kegiatan monitoring intens dilakukan seiring meningkatnya kasus terkonfirmasi positifnya warga Kota Tegal yang setiap harinya terjadi penambahan kasus Covid-19. Penambahan angka masyarakat Kota Tegal yang terkonfirmasi positif Covid-19 grafiknya terus merangkak naik terhitung hari Sabtu pagi terdapat 655 orang, sore pada hari yang sama menjadi 774 orang dan keesokan harinya pada hari Minggu jumlahnya telah mencapai 830 orang terkonfirmasi positif Covid-19. (Anis Yahya)