Manfaat Posko Jogo Tonggo Banyak Dirasakan Warga

Manfaat Posko Jogo Tonggo Banyak Dirasakan Warga

BREBES - Program Jogo Tonggo yang dicanangkan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pramono telah banyak membawa manfaat bagi warga ditengah pandemi covid 19.

Di Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, sebanyak 30 posko Jogo Tonggo Desa Jatisawit, Kecamatan Bumiayu, Brebes telah berdiri. Tidak hanya di tingkat Rukun Warga (RW) tetapi sampai ke tingkat Rukun Tangga (RT).

"Awalnya kita rencanakan 8 posko Jogo Tonggo," kata Kepala Desa Jatisawit Dedi Susilo Wibowo SPd. 

Dedi mengatakan, jumlah yang direncanakan tersebut karena ada 8 RW di desa tersebut. Namun, dalam perkembanganya banyak RT yang ingin mendirikan posko.

"Sekarang jumlah posko disertiap RT ada," ungkap Dedi. Hanya saja, lanjutnya, ada beberapa RT yang poskonya menjadi satu.

Dedi menambahkan, di RW 1 terdapat 1 posko, RW 2 ada 4 posko, RW 3 ada 6 posko, RW 4 ada 6 posko, dan RW 5 ada 3 posko.

Sementara di Rw 6 terdapat 4 posko, RW 7 terdapat 2 posko, dan Rw 8 terdapat 3 posko.

Di posko yang didirikan tersebut berbagai kegiatan dilakukan, terutama yang berhubungan dengan covid 19.

"Warga kami sepakat iuran Rp 500 perhari untuk kegiatan sosial kemasyaratan dimasa pandemi covid 19," ucap Dedi. Uang yang dikumpulkan tersebut digunakan untuk keperluan posko.

Dedi juga mengungkapkan, iuran tersebut pernah dipakai untuk mensuplai logistik kepada salah seorang warga yang menjalani isolasi mandiri karena positif cpvid 19.

Untuk mempercepat informasi yang berhubungan dengan covid 19, setiap RT memiliki grup Whatsapp sendiri. Disamping itu, setiap ketua RT, RW hingga kepala desa memiliki grup Whatsapp.

"Dengan adanya Jogo Tonggo ini dapat meningkatkan kebersamaan sesama warga," tutur Dedi.

Bahkan, tutur Dedy, dari dalam posko muncul ide-ide brilian yang sebelumnya tidak terpikirkan.

Dedi juga menuturkan, program Jogo Tonggo di desanya dipadukan dengan program Desa Tangguh Bencana, karena pandemi covid 19 sejatinya bencana yang tidak terlihat.

Selain mendirikan posko Jogo Tonggo, juga ada posko induk yang bertempat di balai desa.

Operasi protokol kesehatan juga digencarkan hingga pemukiman warga.

"Dengan penanganan covid 19 secara gotong royong diharapkan pandemi virus tersebut cepat berakhir," harap Dedi.