Jelang Akhir Tahun 2020, Walikota Tegal Lakukan Inspeksi Kegiatan Pekerjaan Pemerintah

Jelang Akhir Tahun 2020, Walikota Tegal Lakukan Inspeksi Kegiatan Pekerjaan Pemerintah
Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono, SE. MM beserta rombongan melakukan inspeksi ke kegiatan pekerjaan pemerintah, Senin (2/11)

Tegal - Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, SE, MM melakukan inspeksi terhadap paket-paket kegiatan pekerjaan pemerintah Kota Tegal yang saat ini tengah dalam proses pengerjaan. Terdapat 3 (tiga) paket pekerjaan yang keberadaannya sangat strategis karena di jantung kota. Ketiga paket tersebut yang sebelumnya melalui proses pelelangan tender di LPSE Kota Tegal antara lain paket Revitalisasi Alun-Alun Kota Tegal, paket Peningkatan Jembatan Jalan Pancasila dan yang ketiga paket pekerjaan Pembangunan Taman Boulevard Jalan Pancasila Kota Tegal.

Peninjauan yang dilakukan Walikota Tegal bersama Wakilnya HM. Jumadi, ST, MM dan juga Sekda Kota Tegal, DR. Drs. Johardi, MM serta rombongan instansi terkait, dimaksudkan agar pekerjaan tersebut tidak sampai melampau target waktu penyelesaian pekerjaan. Seperti yang disampaikan Dedy Yon yang meminta para Penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat pada waktunya. Mengingat keadaan sudah berada di penghujung tahun 2020.

" Target pembangunan ini selesai itu tanggal 22 desember. Sehingga waktunya hanya 50 hari. Saya minta nanti tenaganya ditambah dan juga dilembur 24 jam. Biar nanti target yang sudah ditentukan bisa selesai. Karena kami berharap sebelum tanggal 22, syukur-syukur nanti tanggal 15 (deaember) ini sudah selesai agar nanti bisa evaluasi finishing, " Ujar Walikota Tegal Dedy Yon ditengah kunjungannya di paket pekerjaan Revitalisasi Alun-Alun Kota Tegal, pada awak media, Senin (2/11).

Seperti diketahui, paket lelang kegiatan pekerjaan pemerintah yang dikunjungi Walikota Tegal beserta rombongan diantaranya, pertama Revitalisasi Alun-Alun Kota Tegal yang merupakan pekerjaan kategori pekerjaan konstruksi,

Paket ini dalam pelelangan dimenangkan oleh PT. Tri Mega Indah, perusahaan asal Semarang dengan nilai pagu Rp 10.600.000.000,- (sepuluh miliar enam ratus juta rupiah) dan nilai HPS senilai Rp 10. 572.785.462,79,-. Meski demikian perusahaan ini memenangkan tender dengan nilai penawaran sebesar Rp 9.494.006.405.98,- dimana nilai tersebut sama nominalnya dengan harga yang terkoreksi maupun reverse auction.

Sementara paket Peningkatan Jembatan Jalan Pancasila yang masuk dalam satuan kerja Dinas PUPR Kota Tegal yang nilai pagunya Rp 3.283.140.000,- dan nilai HPSnya Rp 3.237.110.694,77,- dimenangkan oleh PT. Fanidita Sarana, sebuah perusahaan asal Semarang dengan nilai penawaran Rp 2.974.326.194,82,- yang terkoreksi maupun hasil negosiasi dengan nilai Rp 2.975.326.300,-

Sedangkan pada lelang paket pekerjaan Pembangunan Taman Boulevard Jalan Pancasila yang letaknya persis depan Stasiun Kereta Api dimenangkan oleh CV. Maestya Bersama asal Kota Tegal dengan nilai baik nilai penawaran, nilai terkoreksi maupun hasil negosiasi senilai Rp 1.199.000.000,- dari nilai pagu sebesar Rp 1.5 milyar dan nilai HPS senilai Rp 1.498.678.119,93,-.

Sementara rentang waktu periode penyelesaian pekerjaan ketiganya tidak terlalu beda jauh yakni harus berakhir pada pertengahan bulan Desember 2020. Maka Walikota Tegal melakukan inspeksi terhadap ketiga pekerjaan tersebut mengingat salah satu pekerjaan seperti Revitalisasi Alun-Alun Kota Tegal baru tercapai 36 %.

" Ini baru 36 %, " Pungkas Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono. (Anis Yahya)