Habib Ali : Sebelum Peresmian Alun-Alun dan Taman Boulevard, Penataan PKL Harus Sudah Beres

Habib Ali : Sebelum Peresmian Alun-Alun dan Taman Boulevard, Penataan PKL Harus Sudah Beres
Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono dan Habib Ali Zaenal Abidin anggota DPRD Kota Tegal melakukan inspeksi, Senin (9/11)

Tegal - Untuk kali kedua, Walikota Tegal H Dedy Yon Supriyono, SE, MM usai Rapat Paripurna DPRD Kota Tegal dengan acara Penyampaian Penjelasan Walikota Tegal Pengantar Nota Keuangan Raperda APBD Kota Tegal TA. 2021 di Ruang Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin (9/11), langsung mengajak salah seorang anggota DPRD Kota Tegal, Habib Ali Zaenal Abidin untuk melakukan inspeksi paket kegiatan pekerjaan pemerintah yang satu diantaranya paket pekerjaan Taman Boulevard Jalan Pancasila.

Seperti diketahui, paket pekerjaan Pembangunan Taman Boulevard Jalan Pancasila yang letaknya persis depan Stasiun Kereta Api dikerjakan oleh CV. Maestya Bersama asal Kota Tegal. Menurut Habib Ali, pada prinsipnya, pekerjaan pembangunan Taman Biulevard Jalan Pancasila  tidak sampai menghilangkan nilai-nilai kesejarahan. Sebab tugu Pancasila itu yang meresmikan Presiden pertama RI Ir. Soekarno yang peresmiannya berbarengan dengan peresmian Waduk Cacaban di Kabupaten Tegal.

" Kita jangan sekali-sekali melupakan sejarah, " Ujar Habib Ali saat ditemui jateng.indonesiasatu.id diruang kerjanya sekembalinya melakukan inspeksi.

Dirinya meminta kepada penyedia jasa untuk mengembalikan seperti semula dimana pada awalnya ada tiga step, namun saat ini hanya terlihat dua step.

" Awal kan ada tiga step, sementara itu ada dua. Nanti bawahnya tetap digali yang penting kami minta itu dikembalikan seperti awal, " Ungkapnya.

Ketika ditanya soal terjadinya peningkatan pembiayaan bila dilakukan perubahan, dikatakannya hal itu disampaikan sebagai bentuk menyalurkan aspirasi masyarakat terutama dari para sesepuh yang menyampaikan pada dirinya. Perubahan itupun dapat dilakukan karena belum ada hal-hal yang memerlukan banyak perubahan.

" Kami hanya menyampaikan saja masukan-masukan dari masyarakat terutama sesepuh-sesepuh kita. Lagipula perubahan pada taman Pancasila belum ada hal-hal yang memerlukan perubahan banyak, " Terangnya.

Hal lain selain permintaan perubahan dalam kegiatan pekerjaan pembangunan Taman Boulevard Jalan Pancasila, Habib Ali juga menyampaikan agar sebelum sampai pada waktu peresmian Alun-Alun dan Taman Boulevard, dirinya meminta pada pemerintah agar dilakukannya penataan PKL. Menurutnya antara PKL dan pengunjung sama-sama membutuhkan kenyamanan.

" Kami mengatakan bahwa PKL itu menginginkan kenyamanan untuk bisa berjualan dan pengunjungpun menginginkan saat masuk ke lokasi itu merasa nyaman, " Kata Habib Ali.

" Kami pada prinsipnya, sebelum nanti peresmian Alun-Alun termasuk taman pancasila, harapan saya supaya ini (penataan PKL) sudah beres, "  Pintanya.

Habib Ali juga menyebutkan bahwa saat pembahasan dalam ubahan APBD 2020, soal penataan sudah dianggarkan senilai Rp 200 juta.

" Di ubahan APBD 2020 itu kemarin saat pembahasan, kami sudah menganggarkan 200 juta untuk penataan, " Pungkasnya. (Anis Yahya)