Beredar Video Amatir Gegeran di Cepu, 5 Orang Diperiksa Polisi

Beredar Video Amatir Gegeran di Cepu, 5 Orang Diperiksa Polisi
Sejumlah orang yang mengenakan seragam silat IKSPI KS melakukan perusakan terhadap satu sepeda motor yang terparkir ditaman. (Foto: Screenshoot video).

JATENG, BLORA- Beredarnya video amatir yang diduga persekusi dari anggota pencak silat terjadi di sekitar taman seribu lampu, kecamatan Cepu Kabupaten Blora.

Dalam video terlihat sejumlah anggota pencak silat dengan seragam khasnya bergerombol memukul dan menendang sesuatu.

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiyana ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

“Betul, lewat ada sepeda motor parkir dirusak yang diduga dari kelompok perguruan Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti, bukan bentrok mas,” jelas AKP Agus Budiyana, Rabu (09/09/2020).

Berdasarkan informasi, kejadian itu terjadi di sekitar taman seribu lampu Cepu.

Dua anggota pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berasal dari Ngambon, Bojonegoro Jawa Timur sedang asyik nongkrong di taman, dan pada saat bersamaan sejumlah anggota IKSPI KS melewati taman dan melihat motor milik anggota PSHT yang diparkir pinggir taman. Tidak diketahui sebab yang jelas, sejumlah anggota yang mengenakan seragam IKSPI KS kemudian merusak motor tersebut.

Mendapat informasi kejadian itu, Kapolsek Cepu dibantu anggota Koramil Cepu dan Satpol PP Cepu segera ke lokasi dan melakukan pembinaan kepada sejumlah anggota IKSPI. Selanjutnya, kedua pengurus perguruan silat dipanggil ke Polsek Cepu untuk dilakukan mediasi damai.

“Kami panggil pengurus PSHT cabang Bojonegoro dan IKSPI Bojonegoro, Cepu yang intinya bersedia mengendalikan warganya (anggota),” ujar Kapolsek.

Akibat kejadian itu, satu sepeda motor milik anggota PSHT cabang Bojonegoro mengalami rusak ringan sedangkan pemiliknya dalam kondisi sehat dan pengurus IKSPI bersedia mengganti kerusakannya.

Hingga saat ini, Kapolsek Cepu beserta anggotanya masih mendalami kejadian ini.

“Sampai saat ini 5 orang (diperiksa) mas, Pelaku belum jelas orangnya, sehingga pengurus yang bersangkutan ambil sikap sanggup memperbaiki motor yang rusak tergolong ringan,” pungkas AKP Agus.

Berdasarkan pantauan awak media, hingga Kamis (10/9/2020) Pukul 00.30 WIB video peristiwa tersebut masih menjadi perbincangan hangat dijejaring media sosial Facebook. (Sugiyanto/Jay).